
Nilai baik dapat dikekalkan dan nilai buruk dan akibat buruk dapat dihindari dengan menanamkan semangat tolenrasi dan pemaaf. Orang yang mempunyai semangat tolenrasi dan pemaaf sebenarnya orang yang berjiwa besar, berfikiran jauh dan bersikap terbuka serta optimis terhadap kebaikan yang tersembunyi di sebalikan keburukan orang lain. Malahan dia bijak menangani gejala buruk yang dihadapinya. Tolenrasi mengandungi sifat-sifat sabar, imbang, tolak -ansur, timbang rasa, lemah-lembut,istiqamah(tetap pendirian),bijak dan waspada.
Orang yang bertolenrasi bukanlah orang yang mengalah atau menyerah kalah kepada musuh, malahan dia merupakan orang yang mempunyai kekuatan dalaman(jiwa)yang dapat mengawal nafsu amarahnya yang boleh mendatangkan kesan negatif kepada tindakanya. Ketenangan jiwa itu merupakan tenaga yang dapat menundukkan dan mengalahkan musuh dengan kebijaksanaan dan sebagai benteng yang dapat menahan hasutan syaitan.
Ini bereti orang yang mempunyai sifat tolenrasi memilih cara yang baik dan selamat untuk mengatasi masalah pertentangan dan permusuhan dengan tidak menggadaikan prinsip dan tidak mengabaikan matlamat.




No comments:
Post a Comment